← Back

Pertemuan di Kafe Nyaman

Pertemuan di Kafe Nyaman

Hari Sabtu yang cerah, Budi berjalan kaki ke sebuah kafe kecil di pusat kota.Kafe itu bernama Kafe Nyaman.Budi sering pergi ke sana saat akhir pekan karena dia suka suasana di sana.Tempatnya tidak terlalu ramai dan musiknya sangat tenang.Dia memilih kursi di sudut ruangan, tepat di samping jendela besar agar bisa melihat jalan raya.

Seorang pelayan datang dengan senyum yang ramah.Budi tidak perlu melihat daftar menu karena dia sudah tahu apa yang dia inginkan.Dia memesan nasi goreng dengan telur mata sapi dan segelas teh manis dingin.Nasi goreng adalah makanan favorit Budi sejak dia masih kecil.Dia selalu memesan hidangan yang sama setiap kali datang ke kafe ini.

Sambil menunggu makanannya, Budi membaca sebuah buku.Tak lama kemudian, aroma nasi goreng yang harum tercium di udara.Pelayan meletakkan makanan di atas meja.Saat Budi baru saja menyuap sesendok nasi, tiba-tiba dia mendengar suara seseorang memanggil namanya."Budi!Apakah itu kamu?" tanya suara itu.Budi berhenti makan dan melihat ke arah pintu masuk.

Ada seorang pria berdiri di sana.Pria itu memakai kemeja biru dan tersenyum lebar.Budi terkejut karena dia sangat mengenal wajah itu.Pria itu adalah Andi, sahabat lamanya dari zaman sekolah menengah.Mereka sudah tidak bertemu selama hampir sepuluh tahun setelah lulus sekolah.Andi sekarang terlihat sedikit berbeda, tetapi senyumnya tetap sama.

Andi kemudian duduk di depan Budi.Mereka mulai mengobrol tentang banyak hal.Andi bercerita bahwa dia baru saja pindah kembali ke kota ini untuk bekerja di sebuah kantor baru.Budi merasa sangat bahagia.Pertemuan ini benar-benar tidak direncanakan, tetapi ini adalah kejutan yang sangat bagus.Sebelum Andi pergi, mereka bertukar nomor telepon dan berjanji untuk bertemu lagi minggu depan.Budi pulang ke rumah dengan hati yang sangat senang.